Musyawarah Perencanaan dan Pengembangan (Musrenbang) Universitas Riau tahun 2015 berlangsung 3 hari di Pandopo Pemko Dumai, dari tanggal 20 s/d 22 Februari 2015, diikuti ±120 orang terdiri utusan-utusan rektorat, fakultas, lembaga, unit di lingkungan Universitas Riau.
Musrenbang dibuka langsung oleh Rektor UR Prof. Dr. Aras Mulyadi, DEA yang intinya mengharapkan kepada seluruh peserta agar dapat mengikuti dengan serius, “berikan masukan-masukan yang bermanfaat demi pengembangan dan pembangunan UR ke depan” katanya.
Menurut Rektor, Aras Mulyadi, penyelenggaraan Musrenbang ini juga mempedomani ISU-ISU Strategis yeng berkembang untuk diantisipasi dan diakomodasi peserta kendala dokumen usulan program, kegiatan dan anggaran tahunan Universitas Riau.
“Dengan Mempedomani Ketentuan-ketentuan yang berlalu dan isu strategis yang berkembang, maka Hasil dari Pembahasan pada Musrenbang akan disusun Dokumen Rencana Kegiatan dan Penganggaran Terpadu (RKPT) Universitas Riau Tahun 2016 mendatang” katanya.
Sementara itu WR IV Prof. Dr. Mashadi, M.Si menambahkan bahwa “penekanan usulan perencanaan program kegiatan dan anggaran yang dibahas dan disusun secara terprogram dan terarah, terutama yang berkaitan dengan penyusunan usulan program, kegiatan dan anggaran yang dibiayai dari sumber dana PNBP dan Rupiah Murni”, tambahnya.
Musrenbang yang berlangsung setiap tahun itu bertema “Peningkatan Daya Saing Regional dengan Penyusunan Perencanaan Anggaran yang Berkualitas dalam Rangka Pencapaian VISI UR”.
Terkaitan dengan musrenbang tahun 2015 ini, Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LPPMP) Prof. Dr. Usman M. Tang, MS mengharapkan agar kegiatan dan program yang diajukan dan diselaraskan pula dengan VISI UR tahun 2035, apabila masih tidak maka akan menyulitkan untuk pencapaian cita-cita kita bersama.
Menurutnya (Usman M. Tang) berdasarkan penjelasan penyelesaian dari Dirjen Anggaran ke depan RKAKL harus berbasis output and outcome wujudnya dalam bentuk Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK). IKU biasanya berdasarkan output dari program, sedangkan IKK output bersumber dari kegiatan. Dengan Musrenbang ini diharapkan proporsi perprogram seperti termuat dalam Renstra Bisnis (tabel 68-76).
1. Optimalisasi SDM (±25%)
2. Peningkatan Mutu Akademik (±45%)
3. Internasionalisasi UR (±10%)
4. Tata Kelola (±20%)
Menurut ketua panitia pelaksana, Ahyat pada pembukaan Musrenbang mengatakan bahwa sasaran yang diharapakan dari pelaksanaan musrenbang Universitas Riau tahun 2015 ini agar tersusunnya dokumen rencana kegiatan dan penganggaran terpadu (RKPT) UR tahun 2016, sesuai dengan sasaran yang ada dalam renstra Tahun 2015-2019, dengan strategi pengembangan yang telah ditetapkan katanya. Dalam penyusunan kegiatan Musrenbang ini perlu adanya dokumen-dokumen pendukung atau KAK/TOR yang harus terkumpul dengan format yang telah ditetapkan panitia pelaksana. (LPPMP)